Sisi Gelap Dibalik Megahnya JIS
- Jun 19, 2022
- 2 min read
Updated: Jun 22, 2022

JAKARTA, Pena Fantasi - Jakarta Internasional Stadium (JIS) belakangan ini menjadi banyak pebincangan masyarakat Indonesia. Pasalnya gedung mewah yang ditargetkan akan rampung pada akhir April 2022. Hingga saat ini proses pembangunannya baru terlihat 98% belum sepenuhnya selesai.
“"Banyak yang pulang kampung setelah di gusur, uang yang di terima setimpal sama yang di gusur, di gusur dua tahun kemarin sebagian belom, air bersih di sebagian warga susah di sebagian tidak, sebenarnya tempat ibu ini tidak kena dan berharap tidak kena gusur soalnya di sini dari tahun 70 -Ungkap Warga setempat.”
Dikabarkan stadion ini akan diresmikan pada bulan juni ini kemungkinan acara tersebut akan diberlangsungkan berbarengan dengan HUT Ibukota Jakarta. Perlu diketahui bahwa sebanyak 300 lebih bangunan semi permanen telah dibongkar di sekitar stadion. Penggusuran bedeng dan rumah permanen rencananya sudah dilakukan pemerintah pada Juli 2022.
"Kemarin target selesai proyek ini sebenarnya april tahun ini, tapi untuk dibilang selesai juga blum karna masih 98%. yang saya tahu sih dibulan juni ini Jis udah mau diresmiin berbarengan dengan hut ibukota jakarta,” ungkap Anwar salah satu pekerja proyek JIS, Rabu (1/6/2022).
Semua warga yang sudah terdata dalam penggusuran akan mendapatkan uang kompensasi dari pihak Perseroan Terbatas (PT) Jakarta Propertindo (Jakpro) dan diharuskan meninggalkan tempat tinggalnya masing-masing.
"Untuk dampak buat masyarakat sekitar sih saya kurang tau ya kaya gimana-gimana nya, kalo ada masyarakat yang kena imbas akibat proyek jis ini kayanya akan di relokasi,” ujar Anwar pekerja proyek JIS, Rabu (1/6/2022).
Meski wacana tentang relokasi Kampung Bayam kerap terdengar, namun kenyataanya para warga masih banyak yang tinggal di bedeng dan dibangun di lahan milik Perseroan Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia (KAI). Masyarakat Kampung Bayam berharap agar pemerintah, khususnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat memberikan tempat tinggal yang layak serta pekerjaan yang layak bagi mereka yang terdampak proyek pembangunan Stadion JIS. Namun, hingga saat ini wacana tersebut belum juga terlealisasi mengakibatkan banyak masyarakat Kampung Bayam kembali ke lokasi asal.
"Banyak yang pulang kampung setelah di gusur, uang yang di terima setimpal sama yang di gusur, nggak molor, di gusur dua tahun kemarin sebagian belom, air bersih di sebagian warga susah di sebagian tidak, sebenarnya tempat ibu ini tidak kena dan berharap tidak kena gusur soalnya di sini dari tahun 70,” tutur Nike salah satu korban gusuran, Rabu (1/6/2022).


Comments