top of page

Mewujudkan Mimpi Ala Rinaldi : Jalani Hidup dengan Target

  • Jun 19, 2022
  • 2 min read

Updated: Jun 22, 2022



JAKARTA, Pena Fantasi - Rinaldi Nur Ibrahim merupakan salah satu contoh seorang pemuda yang berhasil mewujudkan mimpinya untuk merantau di tanah ibu kota. Meski berasal dari keluarga sederhana dan kedua orang tua hanya lulusan SMA, pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini berhasil mendapatkan gelar sarjana farmasi dan menjadi wisudawan terbaik angkatan 117 Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.


Ketika sudah mencapainya saya harus membuat target baru yang lebih tinggi, seperti kita menaiki tangga -Rinaldi Nur Ibrahim.”

Selain menjadi wisudawan terbaik, anak kedua dari empat bersaudara ini berhasil menyelesaikan dua tahun masa pendidikan Madrasah Aliyah-nya di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Ujung Bone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Setelah kelulusannya, impian Rinaldi untuk pergi ke Ibu Kota kian menggebu-gebu, dia bertekad harus menyelesaikan kuliah dan sukses di Jakarta.


Di awal kisah perjuangannya, Rinaldi sempat mengikuti berbagai seleksi beasiswa. Namun, tak setiap harapan sesuai dengan keinginan. Meski sempat tak lolos program beasiswa, hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk mengejar impian.


Ada kalanya kegagalan membawa hasil, Rinaldi pun berhasil mendapatkan beasiswa melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama dan lulus sebagai mahasiswa jurusan Farmasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2015.


Rinaldi pun menjalani babak baru dalam hidupnya, di awal masa kuliahnya dia sontak merasa kebingungan karena harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Namun, tekad serta komitmen yang dia miliki mampu menghancurkan rasa kegelisahannya, “Saya selalu tanamkan dalam diri, di setiap tahunnya saya harus mempunyai prestasi yang berbeda-beda,” tutur Rinaldi, Selasa (24/5/2022).


Seiring berjalannya waktu, pada 2017 Rinaldi berhasil mengikuti pertukaran pelajar dalam program Internasional Conference Uneos Thailand untuk mempelajari kebudayaan negara tersebut. Tak sampai disitu, pria kelahiran 1 Maret 1998 ini menjadi perwakilan delegasi UIN Jakarta selama tiga pekan dalam mempelajari bisnis di perusahaan besar Korea Selatan dan membawa pulang dua penghargaan, yaitu Most Outgoing Man dan Best Group.


Seperti akan haus dengan prestasi, pada 2018 Rinaldi berhasil mendapat penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi Fakultas Ilmu Kesehatan. Dia juga sukses menjadi salah satu perwakilan Indonesia khususnya mahasiswa UIN Jakarta, untuk melakukan observasi dan presentasi paper sebua karya penelitian bersama para peneliti dunia di Waseda University, Tokyo, Jepang.


Tak sampai disitu, prestasinya kian bertambah seiring berjalannya waktu. Rinaldi terpilih sebagai Duta Genre atau Duta Generasi Berencana Jakarta Selatan. Dia juga berhasil meraih dua penghargaan, yaitu menjadi Pemuda Pelopor Indonesia di Banten dan menjadi Putera Bahari Persahabatan 2019.


Pria asal Timur Indonesia ini, berhasil membangun platform pertamanya di tahun 2018 yang bernama Youth Ranger Indonesia. Selain itu, dia juga membangun platform lainnya, seperti Indonesian Drug Campaign, Youtz Media, dan Otti Chips Official.


Perjalanan meniti kariernya begitu panjang dan berliku, tetapi dirinya merasa banga dan semangat menjadi anak muda yang memiliki banyak karya, “Sangat bangga menjadi anak muda yang memiliki banyak karya terutama bisa mewakili Indonesia pada acara Internasional,” ungkapnya, Kamis (24/5/2022).


Meski begitu dirinya tidak pernah sekalipun menganggap dan merasakan begitu banyak duka, karena semua prestasinya adalah sebuah target hidupnya. Rinaldi telah merancang target sebelumnya dan jika sudah mencapai prestasi tersebut, maka ia harus membuat target baru untuk dicapai lagi, “Ketika sudah mencapainya saya harus membuat target baru yang lebih tinggi, seperti kita menaiki tangga,” pungkasnya dengan semangat, Kamis (24/5/2022).

Comments


Kritik & Saran Dari Kamu, Sangat Berarti Untuk kami

Thanks for submitting!

Dipersembahkan Dari Pena Fantasi Untuk Kaum Muda

bottom of page